Go to Top

Trik Melamar Kerja – by Lita Mucharom

Bagi yang baru lulus atau yang masih kuliah tapi ingin bekerja, melamar pekerjaan mungkin bukan sesuatu yang mudah. Perlu ilmu dalam menyusun resume/CV, mempersiapkan diri ketika dihubungi dan di wawancara, ikut psikotes, tes skill dan nego gaji. Kita bahas satu persatu ya.

Untuk menyusun resume/CV yg perlu diperhatikan adalah bahasa, cara penyajian data dan lampiran surat lamaran. Bahasa dalam resume/CV usahakan menggunakan bahasa Inggris, krn biar bagaimanapun bahasa Inggris sudah terlanjur diakui sebagai bahasa dunia. Dengan menggunakan bahasa Inggris maka perusahaan yang dilamar melihat nilai tambah dari keahlian kamu. Apalagi jika memang bahasa menjadi pertimbangan. Baik bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang digunakan sebaiknya jangan menggunakan bahasa gaul atau bahasa yang tidak baku. Dengan tata bahasa kamu yang sopan dan teratur saja perusahaan bisa menebak kamu itu terpelajar, serius dan sopan.

Sajikan data resume secara terstruktur, mulai dari career goals/objectives kamu dalam mencari sebuah pekerjaan. Jika objective/impian karir kamu itu jelas, maka perusahaan pun akan yakin bahwa kamu punya passion dan motivasi yang klop dengan posisi yang lowong tersebut.
Beri gambaran juga mengenai ringkasan kompetensi yang kamu miliki, dari yang soft /hard hingga kemampuan bahasa yang kamu kuasai itu apa aja. Jika pernah bekerja, berorganisasi, training disusunlah berkelompok sesuai kalisifikasinya dan diurut dari yang terbaru.
Jika memiliki award atau achievement yg bisa dibanggakan tampilkan paling atas agar lebih eye catching. Juga siapkan 3 orang yang diandalkan untuk memberikan referensi positif untuk kamu, kalau bisa dituliskan juga di dalam resume. Untuk data pribadi biasanya orang asing hanya menuliskan alamat email dan no HP yang bisa di hubungi.  Namun orang Indonesia masih menganggap tanggal lahir, status perkawinan, alamat rumah, agama, foto masih penting untuk ditampilkan dalam CV.

Nah, Resume/CV nya sudah lengkap sekarang buatkan surat lamaran yang singkat dan padat dalam bahasa Inggris (lebih baik). Surat lamaran yang ringkas cukup 1 halaman, jangan terlalu ringkas sehingga memberi kesan kamu kurang serius/kurang menarik. Buatlah ringkasan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar, sampaikan justifikasi mengapa kamu harus dipertimbangkan. Untuk buat surat lamaran kerja yang bagus, ada banyak buku yang mengajarkan bagaimana menulis surat dalam bahasa inggris yang terstruktur

Nah, sekarang kamu sudah ditelfon untuk jadwal wawancara. Carilah waktu yang rilex dan tidak tergesa-gesa sehingga kamu lebih konsentrasi menjawab nantinya. Siapkan penampilan yang pantas, sopan dan tidak berlebihan dari sisi warna, potongan baju, dandanan dan aksesorisnya. Business like gitu loh….. Hindari memakai baju warna mencolok, dandanan berlebihan, terlalu seksi, terlalu santai, kurang sopan.
Jangan datang terlambat, karena poin kamu bisa jatuh dimata interviewer dan kamu tidak ada waktu untuk menenangkan diri. Jangan lupa matikan HP kamu untuk menunjukkan kamu menghargai sesi interview tersebut. Bersikap rilex dan tidak perlu banyak tersenyum yang tidak penting. Karena senyum yang terpaksa itu menunjukkan kamu hanya ingin disukai saja

Bersikap aktif dalam wawancara seperti melakukan klarifikasi dan diakhir wawancara minta waktu untuk bertanya.  Jika pertanyaan tersebut sangat personal seperti mengenai agama yang tidak ingin kamu ungkapkan, jawablah secara diplomatis saja. Tanyalah sesuatu mengenai perusahaan yang dilamar dari analisa data yang kamu temukan di google. Sehingga kelihatan kamu tertarik bergabung sekaligus terlihat cerdas. Usahakan kamu tidak terlihat gugup ketika di wawancara jika perlu latihan menjelaskan pengalaman kamu di depan cermin sebelumnya. Berikan jawaban yang to the point, jangan muter2 ga jelas. Nanti dikira kamu bukan good listener atau dikira tidak mengerti lagi. Apalagi mendominasi pembicaraaan dan menjelaskan jawaban untuk 1 pertanyaan saja bisa lebih dari 30 menit. Jika belum paham pertanyaannya lebih baik klarifikasi dulu dan pahami jawaban cerdas apa yang mereka ingin dengar. Paling pantang mengarang cerita atau menceritakan kesuksesan orang lain seakan-akan kamu yang melakukannya. Ingat nanti ada cek referensi loh

Siapkan cerita seru seputar achievement kamu dan juga beberapa case yang pernah kamu alami/tangani dengan ending yang membanggakan. Jika ada tes ketrampilan pastikan kamu tahu betul job desc (uraian pekerjaan) untuk posisi yang dicari tersebut.
bersikaplah proaktif meminta kartu nama atau email/telfon yg bisa dihubungi untuk follow up hasil interview lebih jauh. Jangan terlalu pasang harga mahal apalagi langsung berbicara mengenai kompensasi di awal sesi interview

Tunjukkan bahwa kamu lebih interest terhadap pekerjaan dan karir nya daripada hanya memimpikan kompensasi besar semata-mata.

Comments (3)

  • Syafiq Basri January 31, 2012 - 4:56 am Reply

    Artikel yang menarik sekali. Disajikan secara runtut, mudah dipahami dan sangat bermanfaat bagi semua yang ingin melamar kerja. Saya akan sarankan mahasiswa saya membaca blog ini untuk melamar dan membina karir.
    Salut !

    • @litaMucharom March 3, 2013 - 12:57 pm Reply

      Terima kasih pak, semoga bermanfaat untuk semua mahasiswanya ya.
      Bapak dosen di universitas mana ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>